PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KesehatanNeuropsikologi

apnea

apnea (apnoea)

Ringkasan Singkat

Penghentian napas sementara yang dapat terjadi saat tidur atau akibat kondisi medis tertentu seperti epilepsi.

Apnea adalah kondisi penghentian napas sementara. Jika periode apnea berlangsung lama, detak jantung dapat melambat dan terjadi perubahan signifikan pada pola gelombang otak (EEG). Kondisi ini paling sering dibahas dalam konteks sleep apnea (apnea tidur), di mana pernapasan terhenti berulang kali selama tidur, menyebabkan penurunan kualitas istirahat dan kantuk di siang hari.

Selain dalam tidur, apnea juga dapat ditemukan pada berbagai gangguan saraf seperti epilepsi dan gegar otak. Penanganan apnea sangat penting karena hipoksia (kekurangan oksigen) yang berulang dapat merusak sel-sel otak dan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular serta penurunan fungsi kognitif jangka panjang. Sleep Apnea Diagram

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Academy of Sleep Medicine. (2014). International Classification of Sleep Disorders.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback